Ku lihat senja bersinar terang
Memantulkan indah bayang dirimu.
Ku rasakan angin berhembus
Membawa serta aroma tubuh mu.
Namun, semakin aku ingin menggapaimu
Kau semakin menjauh.
Jelas kau melihat ku menggapaimu yang
Semakin manjauh.
Tapi kau enggan, enggan untuk perduli padaku
Dan saat aku tersadar, aku dipermainkan oleh rasa
bernama rindu.
Rindu yang tak berujung, membuatmu
Ikut serta dalam tidurku.
Ku rasa kau hanya hayalan
Yang ikut serta dalam angan bawah sadarku.
-Pandang Senja-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar